oleh

Mengerikan, Adzab Homoseksual Pada Kaum Luth

PERDANA MUSLIM – Kaum Nabi Luth tinggal di sebuah kota yang selalu dilintasi oleh para kafilah yang berjalan menuju Syam dan Mesir. Para kafilah akan berhenti di tempat mereka dan mereka pun menyambut kedatangan para kafilah itu serta menerimanya sebagai tamu.

Setelah bertahun-tahun menjalankan kebiasaan ini, mereka merasa kelelahan dan berubah menjadi kikir. Dan dikarenakan mereka amat kikir, akhirnya mereka melakukan perbuatan yang amat keji, yaitu liwath (homo- seksual).

Oleh karena itu, tatkala kafilah berhenti di tempat mereka, dengan segera mereka berbuat keji dengan para tamu tersebut, sehingga para kafilah itu tidak datang lagi ke kota mereka. Sampai akhirnya, semua kaum lelaki yang ada di kota itu terbiasa melakukan perbuatan keji itu.

Hanya Nabi Luth as yang menyambut kedatangan para tamu dan menjamu mereka. Nabi Luth as memperingatkan kaumnya akan azab Allah dan setiap tamu yang datang ke rumah beliau diperingatkan agar berhati-hati terhadap pebuatan keji kaumnya.


Tatkala ada tamu yang datang ke rumah Nabi Luth, mereka berkata, “Bukankah kami  telah melarangmu untuk menerima tamu? Jika engkau menerima tamu, maka kami akan berbuat jahat kepada mereka dan menghinakanmu di hadapan mereka.”

Lalu setiap ada tamu yang datang, maka Nabi Luth secara sembunyi-sembunyi menyambut kedatangannya dan menghidangkan jamuan.

Karena di tengah kaumnya, beliau tidak terlalu memiliki keluarga dan sanak kerabat. Tatkala Malaikat Jibril dan para malaikat turun ke bumi dalam bentuk manusia, dan masuk ke rumah Nabi Luth, mereka memberitahu akan datangnya azab Allah.

Istri Nabi Luth segera menyalakan api dan kaum Nabi Luth segera berdatangan ke rumahnya untuk melakukan perbuatan keji terhadap para tamu Nabinya itu.

Mereka berkata, “Bukankah kami telah melarangmu untuk menerima tamu?” Ialu tatkala mereka hendak berbuat jahat dengan para tamu yang mereka itu merupakan para malaikat, Lantas Nabi Luth dan sedikit keluarganya kecuali istrinya diperintahkan untuk pergi berlari pada akhir malam itu.

Seketika datang waktu subuh saat itu juga azab Allah turun di kota itu dan Orang-orang jahat itupun binasa termasuk istrinya dengan menjungkirbalikan negeri kaum Luth serta dihujani secara bertubi – tubi dengan batu dari tanah yang terbakar.

Kisah ini dinukil dari Al Quran (Hud : 77-83)

Sumber : 50 Kisah Teladan

(rai/red)

Perdana News Group

Komentar

PERDANANEWS