oleh

Disebut Diktator, Erdogan Balas PM Italia

PERDANA MUSLIM – Usai ramai pekan lalu pernyataan PM Italia, Mario Drahgi dalam sebuah pertemuan yang mengatakan bahwa Erdogan merupakan seorang diktator karena permasalahan Erdogan yang menjadi tuan rumah pertemuan antara Turki dengan dua pemimpin Uni Eropa (UE), setelah Ketua Komisi Eropa, Von Der Leyen, dibiarkan berdiri sementara yang lain mendapat kursi duduk masing-masing. Presiden Turki itu membalas pernyataan Mario dengan sebutan pernytaan yang “kasar”.

  Seperti yang dilansir AFP (15/4/2021), dalam pernyataan publik soal insiden itu, Erdogan menyebut komentar PM Itali itu membahayakan hubungan diplomatik antara Negara Turki dan Italia.

“Komentar yang disampaikan Perdana Menteri Italia mengarah pada ketidaksopanan total, sungguh-sungguh kasar,” tegas Presiden Turki itu dalam sebuah rekaman video yang diposting ke Twitter.

“Pada saat kita mengharapkan hubungan antara Turki dan Italia untuk mencapai titik yang baik, orang yang bernama Mario Draghi sangat disayangkan memutuskan hubungan ini,” tambahnya.

Mengomentari insiden itu saat berbicara kepada wartawan di Roma, Mario Draghi menyebutnya penghinaan untuk Presiden UE Von der Leyen.

“Saya sangat tidak setuju dengan perilaku Erdogan. Saya yakin itu bukan perilaku yang pantas dan saya menyesali penghinaan yang dialami oleh Von der Leyen,” ucapnya dalam komentarnya (8/4).

Erdogan dalam tanggapannya juga mendorong Draghi, yang disebutnya ditunjuk menjadi PM dan bukan dipilih oleh rakyat, untuk menengok ke belakang pada sejarah Italia, dalam komentar yang merujuk pada kekuasaan diktator fasis Benito Mussolini.

“Pertama, anda harus lebih memahami sejarah anda sendiri, untuk melontarkan komentar seperti itu kepada Erdogan, tapi kita melihat bahwa Anda tidak memahaminya,” ujar Erdogan.

Komentar Draghi itu sempat memicu respon keras dari Turki, yang akhirnya memanggil Duta Besar Italia di Ankara untuk meminta penjelasan soal komentar PM Italia tersebut soal Presidennya.

Perdana News Group

Komentar

PERDANANEWS