oleh

5 Tradisi Islam Yang Berkembang Di Nusantara

Oleh : Muhammad Raihan Alghiffary

PERDANA MUSLIM – Istilah tradisi atau budaya dalam bahasa arab biasa disebut dengan عرف (baca : ‘urf) yang berarti kebiasaan yang dilakukan sudah sejak lama melekat bahkan menjadi suatu bagian dari kehidupan pada suatu kelompok masyarakat baik dari suatu wilayah, agama, suku ataupun yang lainnya, salah satunya yaitu kelompok agama islam di nusantara ini.

Sebagai negeri dengan mayoritas muslim yang cukup banyak, Indonesia tentunya memiliki beberapa tradisi yang bernuansa islam yang dimulai sejak dari dahulu hingga sekarang tetap berkembang.

Tradisi ini lahir dari beberapa sumber seperti peninggalan ketika awal masuknya islam di Indonesia yang dibawa oleh para ulama dari timur tengah ataupun berasal dari para wali, ulama lokal yang ada di Indonesia.

Tradisi yang islami tentunya sudah pasti ada berisi norma yang sudah diterima dengan baik oleh masyarakat karena memang tradsi islam ini pasti didalamnya memuat kebaikan – kebaikan sebagai penguat rasa kepercayaan iman seseorang ataupun rasa syukur terhadap Allah sebagai Rabb pemilik semesta alam.

Seperti firman Allah dalam Al Quran (Q.S. 2 : 152) yang memerintahkan kita untuk selalu mengingatNya dan bersyukur kepadaNya dalam semua keadaan, kemudian Allah akan menjanjikan balasan yang berlipat nikmat kebaikan bagi hamba yang selalu mengingatNya dan bersyukur kepadaNya.

Berikut ini merupakan 5 tradisi islam yang terus berkembang di nusantara :

  1. Tradisi Takjil Ramadhan

Tradisi takjil ramadhan ini asalnya diambil dalam bahasa arab yang berasal dari kata kerja عجل (baca : ’ajjala) yang berarti menyegerakan untuk berbuka puasa.

Takjil (Foto : rinnai.co.id)

Dalam tradisi di Indonesia umumnya menjadi sebuah istilah makanan untuk berbuka dimana sebagian makanan tersebut bahkan hanya ada ketika bulan ramadhan seperti kolak pisang,  kolak biji salak, kolang kaling, bubur sagu, es oyen dan banyak yang lainnya yang tersebar di negeri ini. Tradisi ini sudah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia khususnya, bahkan dirasa tidak sempurna ketika pada bulan ramadhan jika tidak ada tradisi takjil ini.

2. Tradisi Idhul Fitri

Tradisi idhul fitri ini juga tidak kalah masyhurnya dengan tradisi takjil di bulan ramadhan, tradisi idhul fitri dilakukan setelah muslim di Indonesia selesai melaksanakan sebulan penuh amalan pada bulan ramadhan. Tradisi ini bertujuan menyambut rasa syukur kepada Allah atas diberikannya kesempatan beribadah di bulan suci yang dilakukan sebelumnya.

Suasana Eid (Foto : Aghiffary)

Banyak macam tradisi yang biasa dilakukan orang indonesia ketika menyambut idhul fitri diantaranya adalah mudik atau pulang ke kampung halaman.

Mudik ini sudah melekat pada masyarakat bahkan bukan hanya bagi orang islam tapi juga orang non muslim sering mengikuti tradisi ini, dengan tujuannya yang mulia yaitu menyambung tali silaturahmi sekaligus melepas rasa rindu kepada orang tua dan sanak saudara, sekaligus merupakan salah satu pengaplikasian dari sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari yaitu barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia menyambung silaturahmi.

Komentar

PERDANANEWS