by

Anjing Menggonggong, Erdogan Berlalu (Seri 1)

-Turki-445 views
Oleh Dr. Nandang Burhanudin, Lc

Perdana MuslimAnjing Menggonggong, Erdogan Berlalu (Seri 1). Amerika pasrah. Jurubicara Kemenlu AS hanya mengatakan, “AS merasa hopeless. Aya Shopia diharapkan betul-betul terbuka untuk semua orang, semua agama. AS akan memastikan itu.”

UE berkomentar seperti ratapan pria yang ditolak cinta gadis pilihan: “UE sudah tidak memiliki harapan. Tapi yakin dengan sikap Turki yang berkomitmen untuk tetap menjaga dialog antar agama, budaya, dan menguatkan toleransi.”

Komentar keras disampaikan Kristen Ortodoks Russia, menurutnya,  keputusan Turki sangat disayangkan. Sebuah keputusan yang akan berdampak negatif bagi perdamaian antar agama dan bangsa dan akan membuka celah friksi lebih luas.

Presiden Erdogan dalam sambutannya menegaskan, Aya Shopia dijamis terbuka untuk semua orang, WN Turki atau asing, muslim atau non Muslim. Sebab Aya Shopia adalah wakaf pribadi Sultan Muhammad AlFatih, yang membeli Aya Shopia dari para Katedral dan pendeta ketika itu.

Keputusan Presiden Erdogan yang akan memimpin shalat Jumat pertama tanggal 24 Juli 2020, dipandang tepat. Hanya negara-negara Arab yang “uang sogokannya” ditolak mentah-mentah karena menutupi kasus kematian Kashogi dan terlibat dalam upaya pemberontakan gagal terhadap Presiden Erdogan di bulan Juli 2016.

Mirip dengan sikap negara-negara Arab, kegundahan AS sebenarnya bukan soal Aya Shopia menjadi masjid, tapi lebih kepada sikap “ngeyel” Turki di era Presiden Erdogan yang terus menerus menjadi pemenang utama.

Sebagai contoh dalam kasus S-400 Rusia, AS mencoba menekan Turki dengan membatalkan sepihak kontrak industri F35 B dimana Turki telah menyetorkan 2 Milyar dollar. Namun justru, di tahun ini, Turki kembali diizinkan gabung disebabkan ratusan komponen F35B diproduksi Turki.

Lalu S-400, Jumat kemarin oleh AU Turki digunakan untuk latihan tempur langsung head to head dengan pesawat siluman Raptor dan F35 made in AS. Hasilnya, S400 dapat mendeteksi semua pesawat siluman hingga jarak 300 km. Turki dipastikan mendapatkan kiriman paket kedua S400 dari Rusia. To be continued.

(rls/red Perdananews Muslim)

Comment